G
N
I
D
A
O
L

Tingkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris, Siswa SMA di Pulau Damer Belajar Lewat Vlog Digital

Pulau Damer — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di wilayah kepulauan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Pada November 2025, kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ilih, Pulau Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya, dengan melibatkan siswa SMA Negeri Aprian dan SMA Negeri 18 Maluku Barat Daya.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang terdiri atas Dr. Hendrik J. Maruanaya, M.Ed. selaku Koordinator Program Studi, Louisa Sarah Kamanasa, S.Pd., M.Pd., Fredi Meyer, S.Pd., M.Pd., serta Yulina Tiwery, S.Pd., M.Pd. Program ini dirancang untuk membantu siswa meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris melalui pendekatan pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan berbasis digital.

Ativitas Belajar di Kelas Bersama Dr. H. J. Maruanaya, M.Ed

Sebanyak 29 siswa kelas X, XI, dan XII mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka berasal dari SMA Negeri Aprian dan SMA Negeri 18 Maluku Barat Daya yang berlokasi di Desa Bebar Timur. Selama tiga hari, para siswa mengikuti rangkaian pembelajaran yang berlangsung setiap pukul 09.00–13.00 WIT.

Hari pertama kegiatan diawali dengan sesi Fun English Teaching yang berfokus pada pengenalan kosakata dan ungkapan Bahasa Inggris untuk mendeskripsikan tempat. Materi pembelajaran disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar Desa Ilih, seperti laut biru, air jernih, bebatuan hitam, perbukitan, gunung berapi, serta hasil alam seperti mangga dan kelapa. Pendekatan ini membantu siswa memahami materi secara lebih mudah karena dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.

Pada tahap selanjutnya, siswa dibagi ke dalam lima kelompok dan diberikan proyek pembuatan vlog bertema “Introducing Aprian Village through Vlog”. Melalui proyek ini, siswa diajak memperkenalkan desa dan lingkungan sekolah mereka dalam Bahasa Inggris. Proses pengambilan video dilakukan di lingkungan sekolah dan kawasan pantai yang menjadi ciri khas wilayah Pulau Damer.

Aktivitas di Kelas Bersama Fredi Meyer S.Pd., M.Pd dan Lousia Sarah Kamanasa , S.Pd., M.Pd

Selain melatih keterampilan berbicara, siswa juga dibekali kemampuan dasar pengeditan video menggunakan aplikasi CapCut yang dapat diakses melalui telepon genggam. Pembelajaran ini sekaligus memperkuat literasi digital siswa serta mendorong pemanfaatan teknologi secara positif dalam kegiatan akademik.

Hasil kegiatan menunjukkan capaian yang membanggakan. Lima video vlog berhasil diproduksi dan menampilkan keindahan alam serta kehidupan masyarakat Desa Ilih. Selama proses produksi, siswa tampak semakin percaya diri menggunakan Bahasa Inggris, terutama karena mereka menceritakan pengalaman dan lingkungan yang akrab dengan kehidupan mereka.

Puncak kegiatan ditandai dengan pemutaran hasil vlog pada acara penutupan PKM yang berlangsung di Balai Desa Ilih. Karya para siswa mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Apresiasi dan tepuk tangan yang diberikan mencerminkan rasa bangga warga melihat potensi desa mereka diperkenalkan dalam Bahasa Inggris oleh generasi muda.

Melalui kegiatan ini, pembelajaran Bahasa Inggris tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga menekankan praktik nyata yang menyenangkan dan bermakna. Program ini turut menumbuhkan kreativitas, kepercayaan diri, serta rasa bangga siswa terhadap identitas dan potensi desa mereka.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan oleh pihak sekolah dan menjadi inspirasi pemanfaatan media digital sebagai sarana pembelajaran, khususnya bagi siswa di wilayah kepulauan agar mampu beradaptasi dan bersaing di era global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *